ROMA - Inter Milan berhasil mengakhiri musim ini dengan meraih satu gelar tersisa, Coppa Italia. Dalam partai final yang digelar di Olimpico Stadium, Senin (30/5) dinihari WIB, Nerazzurri menggelontor tiga gol ke gawang Palermo, masing-masing dua gol oleh Samuel Eto'o dan Diego Milito.
Sedangkan satu-satunya gol hiburan Palermo dicetak Ezequiel Munoz. Ironisnya, hanya berselang satu menit setelah mencetak gol, Munoz mendapat kartu merah karena melanggar melanggar McDonald Mariga.
Juara Coppa Italia merupakan raihan pertama pelatih Leonardo sejak didatangkan untuk menggantikan Rafael Benitez. Gelar ini juga merupakan hiburan setelah gagal mempertahankan gelar scudetto dan Liga Champions.
Gol pertamma Inter dicetak Eto'o pada menit ke-27 memanfaatkan umpan Wesley Sneijder di kotak penalti. Pemain asal Kamerun itu berhasil menaklukkan kiper Palermo, Sirigu.
Eto'o menggandakan keunggulan Inter pada menit ke-77, lagi-lagi setelah mendapat sodoran bola dari Sneijder.
Palermo memperkecil ketinggalan pada menit ke-88 melalui gol Munoz. Tapi di masa injury time, Milito berhasil menambah satu gol lagi bagi Inter, sehingga skor akhir 3-1. (nur/bolaliar)
INTER Milan memang gagal meneruskan dominasinya di Serie A. Kendati demikian, I Nerazzuri punya asa tersisa untuk menyelamatkan musim ini di Coppa Italia. Gelar juara bisa menjadi pelipur lara jika mampu mengandaskan Palermo di partai final, Senin (30/5) dinihari.
Dalam upaya mengejar ambisi tersebut, Inter memiliki modal yang lebih bagus. Kemenangan atas Catania pada laga pamungkas Serie A membuat kepercayaan diri skuad La Beneamata semakin tinggi. Lain itu, pelatih Leonardo menegaskan, partai itu merupakan persiapan tim bayangan untuk melawan Palermo.
Berbeda dengan Inter, Palermo sebenarnya menghadapi partai final dengan modal tak terlalu baik. Fabrizio Miccoli dkk menutup musim dengan
Peluang Inter Milan untuk juara liga telah pupus usai Scudetto resmi digondol AC Milan. Walau begitu, Leonardo tetap menginginkan kemenangan kala anak-anak asuhannya bersua dengan Napoli, Minggu (15/5).
Ambisi mencari kemenangan terus dikibarkan allenatore asal Brazil tersebut. Kemenangan, baginya, penting untuk diraih agar menjaga semangat anak asuhnya, terutama sebagai bekal di laga final Coppa Italia kontra Palermo, pada 29 Mei mendatang.
Penampilan ciamik Napoli musim ini di luar prediksi banyak pihak. Oleh karena itu, Leonardo pun menyempatkan memuji pengaruh Walter Mazzari, pelatih yang menuntun Edinson Cavani dkk tampil bagus di Serie A musim ini.
La Beneamata kini mengantongi 72 poin hasil dari 36 laga di Serie A. Pertandingan Inter melawan Napoli tentu akan berjalan