BISA dikatakan hal yang ironis. Final sesungguhnya di Divisi Utama justru terjadi di perebutan tiket terakhir ke Indonsia Super League antara Mitra Kukar versus Persidafon di Stadion Manahan Solo, Rabu (25/5). Dua tim yang berjaya di fase penyisihan dan 8 besar ini harus bentrok karena tersingkir di semifinal.Pelatih Persidafon, Agus Yuwono menyimpan optimisme pasukannya bisa menjadi tim terakhir yang lolos ke ISL. Persidafon akan tampil tanpa striker Patrick Agen Judi Bola Wanggai lantaran terkena kartu merah di semifinal.
Tim yang kalah memang belum habis harapan untuk ke ISL. Namun, tim pecundang di partai ini masih harus berlaga di play-off melawan peringkat ke-15 ISL.
Benny Dollo, pelatih Mitra Kukar, optimistis timnya merebut